Search

Chat Here & Request

Partner Media

Mandalika FM Lombok


Adsense Indonesia

Archive

Kamis, 24 Mei 2012
Innalillahi Wa Innailaihi Roji’un.
Sabtu (12/5), sekitar pukul 02.37 WIB, vokalis Sayap Laki, Rio Chahyadi Putra meninggal dunia. Almarhum Rio menghembuskan nafas terakhir di RS Premier, Jatinegara setelah dirawat di RS tersebut sejak 4 hari lalu. Rio, anak pertama dari tiga bersudara tersebut menderita penyumbatan pembuluh jantung. Sebelum meninggal, Rio sempat mengalami koma. 
Menurut Dena, temannya, Rio sudah merasakan gejala sakit sejak sebulan lalu. Namun, baru dua minggu kemudian dibawa ke rumah sakit dan dirawat. Pertama, Rio dirawat di RS Melia, namun karena merasa penanganannya kurang maksimal, Rio minta dirujuk hingga akhirnya dirawat di RS Premier, Jatinegara sampai ajalnya tiba. Rio meninggalkan seorang istri dan seorang anak balita. Jenazahnya akan dibawa ke kampung halamannya di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan dimakamkan di sana.
Bersama beberapa kru Nagaswara Magazine, Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara, sempat melayat ke RS. Pada awalnya, Bapak Rahayu Kertawiguna berniat untuk menjenguk dan melihat keadaan Rio, yang tengah kritis. Namun di tengah perjalanan ke RS, telah mendapat kabar Rio meninggal.

Sayap Laki merupakan band yang dibentuk pada tahun 2005, yang di gawangi oleh Rio (vocal), Bayu (Lead Gitar), Nanang (gitar II), Poci (Drum), Uyung (Bass) dan Ardy (Keyboard). Setelah bergabung dengan Nagaswara, Sayap Laki merilis single berjudul Jangan Pergi Cinta, ciptaan Rio.
"Lagu ini tentang seorang  cowok yang menghianati cinta yang mengakibatkan si cewek terluka. Namun si cowok mencoba untuk mendapatkan maaf walau harus mengejar si cewek yang akan pergi jauh," kata Rio semasa hidup.
Sayap Laki mengusung aliran musik Pop Alternatif sejak masih indie. Sebelum bernama Sayap Laki, mereka dikenal sebagai band dengan nama DAUN BAND. Keluarga besar Nagaswara turut berduka
sumber : Nagaswara News

0 Comment: