Search
Chat Here & Request
SaYaP on Facebook
Archive
Senin, 16 Juli 2012
23.00 | Writted By
Sayyap Band |
Edit Entri
Min flash back doeloe yaw... soalnya baru tak lihat di albumnya min berita yang satu ini... berita saat baru naik daunnya Sayap Laki menembus pentas Nasional bareng Nagaswara....oke dech,,,biar gak penasaran, langsung aja baca nie berita...heheheh ....CEKIDOOOOOOT.....!!!
![]() |
| Sayap Laki [bts video clip Bidadari] |
Masih Inget dengan DAUN BAND ? band Indie pulau lombok / kota Mataram yang pernah tenar dengan hits andalan mereka dengan single berjudul BIDADARI beberapa tahun lalu itu kini tengan mencoba merambah kancah musik nasional.
Kini, nama Daun Band sudah mereka tanggalkan dan band yang beranggotakan RIO (Vocal / Alm. Rio ), Nanang (gitar), Bayu (gitar), Poci (Drum), Buyunk (Bass) dan Ardi (keyboard) telah berganti nama menjadi SAYAP LAKI (setelah meninggalnya sang vocal, ada rencana mau ganti nama, tapi masih belom pasti, so , para TANGAN SAYAP, harap bersabar ya menunggu kabar terbaru dari mereka) setelah masuk dalam major label di Jakarta yakni NAGASWARA RECORD.
Nagaswara merupakan major label tempat band-band besar bernaung. Sebut saja Wali, Kangen Band, Hello, Zivilia, T2 dll. Sebelumnya mereka pernah ganti nama dari DAUN BAND menjadi SAYAP BAND. Namun "setelah masuk label NAGASWARA, ternyata ada band dari Bandung dengan nama Sayap Band, oleh karena itu Mereka ganti menjadi SAYAP LAKI." jelas Poci kepada Suara NTB di Mataram. Mereka juga satu naungan manajemen bersama Kangen band, Zivilia, Wali, T2 dan Hello band di bawah Positive Art Management.
Persiapan album pertama berikut video klip telah rampung dikerjakan. Rencananya akan dirilis setelah lebaran. Mereka juga rencanya akan merilis album tersebut di dua tempat yakni Jakarta dan NTB. Dalam album tersebut terdapat 10 lagu diantaranya lagu Bidadari, Bukan Raja dan Dewa, Jangan Pergi Cinta, Putri Nyale, Sekarang Abang Jomblo, Kurang Apa, Janji Untuk Setia dan Kau Diantara Bintang. yang menjadi debut hits mereka adalah BIDADARI.
Lagu lama dialbum pertama juga diaransemen ulang. Ada 3 lagu yang diambil dari album-album sebelumnya. Sebelum masuk major label, Sayap Laki pernah merilis tiga album. Dua Album saat masih bernama Daun Band dan Satu album ketika sudah berganti nama jadi Sayap Band. Setelah berganti nama, mereka juga mengubah genre musik mereka. Sewaktu masih bernama Daun Band, mereka lebih kental dengan nuansa Accoustik pop, sekarang lebih kepada British Pop. Begitu juga dengan hits Bidadari yang telah diuban aransemennya di album ini. Dialbum yang belum pasti akan diberi judul apa tersebut, terdapat sebuah lagu yang diberi judul "Putri Nyale". Ini sengaja mereka masukkan untuk mempromosikan Lombok sebagai daerah tempat kelahiran para personilnya.
Poci (Lalu Chandra Yudistira) mewakili teman-temannya berharap dengan rilisnya album baru dibawah major labil, industri musik Indonesia bisa melihat potensi-potensi musikalitas musisi-musisi NTB. Karena Poci mengakui musisi daerah sering dipandang sebelah mata. "Berharap juga kita bisa menciptakan daya saing yang sehat dikancah musik nasional. Membuat NTB semakin dikenal. Kami juga berharap musisi-musisi di NTB bisa memiliki wadah tempat menyalurkan bakat dan potensi mereka. Pada akhirnya perjuangan itu tidak akan ada artinya tanpa dukungan teman-teman NTB", harap mahasiswa Fakultas Musik, Universitas Pasundan ini.
Walaupun musisi daerah sering dipandang sebelah mata, namun Poci mengaku potensi yang dimiliki musisi kita jauh lebih potensial. Dengan nanti suksesnya Sayap Laki di kancah nasional, mereka berharap bisa menjadi pembuka pintu bagi musisi-musisi NTB yang lainnya untuk masuk ke kancan musik Nasional. Ia mencontohkan Kangen Band yang berasal dari Lampung. Sebelumnya tidak ada band dari Lampung yang menembus industri musik nasional. Tapi setelah Kangen Band, muncul band-band dari Lampung yang meramaikan industri musik tanah air seperti The Potter dan Hijau Daun. "Kami berharap kalau nantinya Sayap Laki naik, kami bisa mengangkat musisi lokal yang ada. Begitu seharunya", harapnya. Menurutnya karena wadah dan fasilitas yang kurang mendukung menjadi penghambat jalan musisi lokal ketingkat nasional. Untuk itu, ia meminta dukungan dan Do'a teman-teman dari NTB agar album mereka nantinya meraih sukses. "NTB, kami butuh dukunganmu," seru Poci. Ring Back tone lagu mereka juga telah bisa diaktifkan. Dan mereka juga meminta dukungan dengan mengaktifkan ringback tone dengan lagu mereka yang berjudul BIDADARI. (yan)
***Sumber : HARIAN SUARA NTB,TGL 23 JULI 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


2 Comment:
Kren , alapiu lombok.
Aku salut ama kalian.. kapan band aku kanyak band kalian..
Salam knal aku aku iko KASTA BAND dari lombok juga. Aku punya beberapa lagu cuman gak tau gimana caranya biar sprti kalian. Aku suka dgn aransmen baRu bidadari. Moga sukses guys...
Posting Komentar